• Puisi Untuk Hari Tani

    24 September* oleh: Moh Wahyu Sholihuddin

  • Tentang Pancasila dan Kebangkitan Nasional

    Optimalisasi Pemahaman Nilai Pancasila dan Kewarganegaraan: Suatu Upaya untuk Menumbuhkan Harmonisasi Budaya Menuju Kebangkitan Nasional*

  • Teaser Tulisan KKN AOB di Kalimantan Barat 2015

    KKN 2015, Pengabdian?

  • Tulisan Anti NAPZA

    Sosialisasi Melalui Sosial Media sebagai Upaya Penyelamatan Generasi Bangsa dari Bahaya NAPZA

Selasa, 25 September 2018

Kok lama vakum?

Ini close up apaan yak?!!














Dorrrrrrrr


Ceritanya lagi teringat tentang blog lama, bukan mantan ya.
Terus terlihat kalau ternyata di tahun 2017 saya membuat blog lagidengan alamat yang hampir sama yakni catatanaob.blogspot.com, tanpa garis strip "-". Oleh karena itu, berhubungan sudah bisa mengakses blog yang ini, maka blog baru tersebut dialihkan ke sini kontennya, meskipun belum ada isinya juga sih.
oke sekian dulu, ya
semoga ke depannya lebih banyak menulis, tidak hanya melanjutkan tulisan curahan AOB saja (offline). hahaha

see you next time

Senin, 24 September 2018

Puisi Untuk Hari Tani

24 September*
oleh: Moh Wahyu Sholihuddin


Kerasnya berladang
kerasnya masalah tani dan pertanahan
hanya dari tanah ini tumbuh sari makanan
mereka tidak memakan kekuasaan
hanya dari tanah ini tumbuh kesuburan
hanya untuk menopang kehidupan
bukan peperangan yang diharapkan
kala tangan-tangan perusahaan
atau pejabat datang
merebut hak tanah ladang
dengan sertifikat sah kepemilikan
entah untuk pembangunan
atau memang hanya untuk mengisi perut jas hitam
apakah sudah lupa para pengatur kebijakan
dari mana nasi itu datang
dari mana buah segar dihidangkan
yang kini hanya jadi tumpukan kertas tuntutan
jelmaan dari sengketa lahan
apakah ini yang memang diinginkan
agenda tahunan yang memilukan
ribuan petani dan aktivis jadi demonstran
penuntutan penyelesaian sengketa lahan

oh reforma agraria, oh reforma pertanahan


ilustrasi dari http://www.depokpos.com/arsip/2017/01/petani-butuh-pembiayaan-syariah/











*Puisi ini telah diterbitkan dalam buku "distopia" Antologi Puisi Anugerah Seni dan Sastra I Fakultas Ilmu Budaya UGM 2014 
Setidaknya semoga dapat menjadi pengetuk hati tentang perjuangan petani Indonesia.

Cerita Bersambung "BUKAN HANTU YANG SALAH" Ep.1


BUKAN HANTU YANG SALAH
oleh: AOB
(Ep.1)
“ Jem! Sudahkah kau buang mayat si Deri?,” tanya Herga pada Jemi, komplotannya, sambil menyalakan mesin mobilnya untuk segera pergi dari jembatan lama.
Hanya diam yang menemani mereka sampai ke kota.
“Sebelum kubuang, mayat itu tadi akun masukkan ke dalam karung dan kuberi batu-batu biar cepat tenggelam ke dasar sungai,” si Jemi memulai pembicaraan.
“Bagus kalau begitu,” jawab Herga.
“Bagus muka loe itu..!Aku tadi susah-susah ngangkat tu mayat, lha kamu malah enak-enakan di mobil!,” omel Jemi yang tidak suka dengan jawaban Herga.
“ Ya udah! sorry-sorry, gak usah ngomel gitu dah.. kutraktir makan malam deh. Ok?” hibur Herga.
          -------------------------------------------####--------------------------------------------------
....Semua orang ingin bahagia menjalani hidup di dunia ini...,”. ku dengarkan musik itu di kamar, kemudian teringat dengan rencana liburan bareng teman-teman besok lusa. Kutelpon Deri, Herga, Revan, Diana, Resti, Jemi, dan Andri, tapi gak ada satupun yang menjawab.
“Sial! Paling-paling mereka lagi jalan-jalan keluar, ini kan malam minggu,”pikirku.
Tidak berhenti disitu, ku kirim pesan buat mereka lewat SMS dan Facebook. Kuhabisakn malam minggu dengan nonto film bersama adikku, Ian, meski baru satu jam dia sudah keok (maksudnya tidur). Sudah tiga tahun ini kami tinggal di kontrakan dekat sekolah, tepatnya di MAN 2 Tulungagung. Sebulan sekali biasanya kami pulang, atau kalau tidak orang tuaku yang menjenguk ke sini.
            Pagi harinya, ku baca pesan dari resti “Fran!U tau g` kmana Deri prgi smlm?Q dah brkali2 hub tp g` da jwban,”. Terus ku balas saja kalau aku tidak tahu. Aneh sekali, aku kira mereka pergi bareng semalam, soalnya kan resti pacarnya Deri.
“Ian!aku isi bensin ni motor dulu ya! Mungkin 30 menitan, sekalian cari buku,” kataku sebeum pergi.
“Ok lah kalau begiti,” jawabnya.
“ Ramai dan antri banget SPBU pagi ini,” gerutuku dalam hati.
Sepulang dari toko buku, “kak! Diandra, adiknya Revan, tadi telpon. Katanya revan tadi malam kecelakaan, dan sekarang dah di rumah sakit.” Kata Ian setelah aku masuk ke kamar.
“ Ya dah. Kita jenguk sekarang ya... oh ya kamu udah mandi belum?” tanyaku.
“Belum! Aku mandi dulu ya..” jawabnya sambil ngeloyor ke kamar mandi.
“Dasar pemalas!,” kataku. Maklumlah, ini kan hari pertama liburan semester, jadi mungkin semua pelajar lagi malas mandi. Kecuali gue (he he.. sorry sombong dikit)......
(Bersambung)
-----------------------
Tunggu episode selanjutnya 



Selamat Datang

Assalamualaikum Wr.Wb.
Salam sejahtera untuk kita semua.
 Selamat datang di blog Saya "Catatan AOB". Mengunjungi blog ini bukanlah suatu kesesatan dan Saya berharap pembaca semua dapat memperoleh manfaat. Isi dari blog ini berupa tulisan atau foto dari hasil buah pikiran atau jepretan penulis. Selain itu juga terdapat tulisan atau gambar yang apabila diperoleh dari pihak luar maka akan penulis sertakan sumbernya sebagai bentuk menghargai dari hasil karya seseorang.
Terima kasih atas kunjungan Anda. Semoga Tuhan melindungi kita semua.
Wassalamualaikum Wr.Wb.