• Puisi Untuk Hari Tani

    24 September* oleh: Moh Wahyu Sholihuddin

  • Tentang Pancasila dan Kebangkitan Nasional

    Optimalisasi Pemahaman Nilai Pancasila dan Kewarganegaraan: Suatu Upaya untuk Menumbuhkan Harmonisasi Budaya Menuju Kebangkitan Nasional*

  • Teaser Tulisan KKN AOB di Kalimantan Barat 2015

    KKN 2015, Pengabdian?

  • Tulisan Anti NAPZA

    Sosialisasi Melalui Sosial Media sebagai Upaya Penyelamatan Generasi Bangsa dari Bahaya NAPZA

Kamis, 31 Desember 2020

Tentang Apa Saja (Puisi)

 Tentang Apa Saja


Aku pikir

dengan memikirkannya akan membuat menjadi lebih mudah

Aku pikir,

dengan merencanakannya akan menjadi lebih terarah

Aku pikir,

suasana bisa dikendalikan dengan begitu mudahnya

Aku pikir,

Aku bisa membujuknya

Aku pikir

Aku bisa mengarahkannya sesuai rencana

Aku pikir, dan aku pikir yang lainnya


Soal rasa

Soal kehendak

Soal angan

Apakah mungkin bisa sejalan?

dengan alam, dengan lingkungan

Meski mendaki dengan ransel berisi penuhh dengan keyakinan

jalan yang dilalui, sesuai dengan arah dan tujuan

seandainya, memang seperti itu tentang apa yang direncanakan

Angin membisikkan apa saja yang jadi penghalang

Awan membawakan berita, tentang orang-orang yang juga bepergian

Bintang menuliskan dan mengarahkan

Tentang bagaimana, menggapai tujuan

Tentang bagaimana merasakan

Tentang bagaimana memperlihatkan

Tentang bagaimana menjadikan

Tentang insan dan harapan ia diciptakan


Seberapa banyak bekal yang dibawa

untuk bepergian ke arah jalan pulang

atau pada apa yang dicitakan

Bukan tentang berat

Bukan tentang luasan

Bukan tentang keanekaragaman

Bukan tentang harga

Tapi tentang apa saja

tentang cara menggabungkan

Guna menghidupkan, 

dari apa yang telah dianugerahkan



sumber ilustrasi:
https://sriwijayaabadi.com/img3.sriwijayaabadi.com/rantai_2-43798-3143_158-t598_26.jpg


Jumat, 04 September 2020

MENCOBA GOOGLE CAM. MOD

agak susah memilih mana aplikasi yang tepat
Foto di atas dari google CAM pixel 3. Hasil kamera utama bagus, tetapi dari kamera kedua berbayang.

Kamis, 17 Oktober 2019

Roti (Puisi)

Roti

Kubawa setiap pagi
Sebagai bekal untuk dimakan di sekolah
Sarapan pun juga dengannya
Roti
Kesukaan keluarga kami
Meski kami memang asli pribumi
Tapi kami suka makan roti
Punya banyak bentuk
Punya banyak rasa
Beraneka ragam manfaat yang dipunya
Untuk makan berat
Atau untuk camilan saja
Dulu nenek suka membuat roti
Untuk dimakan setiap pagi
Tapi kini hanya bisa beli
Tak sempat ibu membuat roti
Langganan setiap pagi

Hari Peringatan ( Puisi)




Hari Peringatan*

hari ini hari baru, 
meski bukan tahun baru
bulan ini bulan baru
meski bukan januari
apakah yang baru itu untuk semuanya?
tentu tidak,
hanya untukku, ya untukku
tapi aku tidak egois
toh juga untuk orang yang harinya sama

yang baru aku tahu
hari ini umurku telah berkurang satu
ya, jadi jatah umurku berkurang dua puluh satu
mengenai dua puluh satu
tentu angka yang sedikit familiar dibenakku dan benakmu
yang sering dikunjungi pada malam minggu
entah sinema dua satu
ataukah yang di dekat stasiun tugu

tak patut dirayakan
hanya untuk direnungkan,
bila jatah umur bekurang
berapakah sisa umur sekarang
Yang Maha Tahu hanyalah Tuhan

telah banyak daun yang berguguran
dari batang pohon kehidupan
tali dosa semakin panjang
murka nafsu kian menantang
hanya rahmatMu yang aku harapkan

mohon doa restu para sobatku
langkah jalan lurus yang dituju
semoga aku, mereka, dan kamu
selalu dalam lindungan Yang Maha Satu



*Puisi ini saya tulis beberapa tahun yang lalu ketika ulang tahun ke-21